Sisi Baik

Manusia bukanlah suci, ia diciptakan tidak maksum kecuali nabi yang liku hidupnya benar-benar sangatlah lurus. Jikapun salah, maka yang Diatas yang membenarkan.

O iya, kadang kau lupa! Menyalahkan seseorang karena berbeda bukanlah jalan baik kawan. Kotak-Kotak dalam otakmu harus ditambah lagi. Kebenaran melalui kenyataan, dalil, norma, bahkan harus ditambah lagi dengan satu hal. Kau lupa?

Suara hati.

Apa salah mengikuti suara hati? Salahkah mengikuti nurani?

Tidak.

Hanya saja, apakah suara hatinya sesuai dengan kenyataan?
Apakah suara hati sesuai dengan pegangan dalil dan norma yang lurus? Menurut siapakah?

Ah, mungkin kau lebih tau.

Kebaikan yang kau harapkan bukanlah cermin yang dipaksakan menjadi sama dengan bayangan yang diinginkan.
Jadilah kita miskin pada percaya
Orang lain serba salah

Kalau begitu jadi saja raja
Kalau begitu jadi tuhan

Apa bisa?
Bodohnya
Kenapa memelihara kesombongan

Toh, mohon doanya saja agar orang lain menjadi baik. Bukan malah kita jadi larut jahat mencaci "yang berbeda". Tapi pernahkah  berfikir bahwa diamnya orang baik menjadi bumerang bagi kebaikan itu sendiri?

Semoga kebenaran datang kepada kita.

Semoga. Kebenaran yang lurus.
Semoga keberanian itu sejurus dengan itu.

Komentar