Kenapa ya jadi sendu.
Tentang hujan yang selalu jadi kelabu. Karena langit sedang curhat. Beban apa yang ia sembunyikan dalam gumpalan udaranya.
Menjadi dingin dan serba basah.
Daun hijau yang berdebu kembali menemukan hijaunya ketika tersapu air langit. Angin yang lupa cara berjuang kembali melawan rintikan hujan untuk berpindah.
Memang hujan selalu jadi sasaran ketika kita kekanakan, lupa cara hidup yang benar. Tersesat dalam belukar dan kepanasan. Hujan selalu jadi sasaran amarah kita ketika api tak kunjung padam. Semua jadi sejuk. Semua jadi berkilau.
Apalah arti yang sederhana ini. Air yang turun dari langit jadi anugrah untuk lebih bersyukur pada hawa panas yang sedari tadi kita umpat. Padahal ketika kebasahan, siapa lagi yang rindu hujan?
Malah jadi mencemooh.
Hujan yang ku tau adalah album yang selalu ceroboh menyimpan kenangan. Tak tau bagaimana menaruhnya dengan baik. Sehingga ketika turun banyak kejadian yang berserakan. Ingin diambil lagi, namun jaring waktu tak kuat menampung semua itu. Tak bisa diputar lagi. Tak bisa puaskan diri yang memang rindu.
Semua tak lagi sama. Itulah makanya kau masih bernafas.
Karena memang kita dilahirkan untuk melahap perbedaan dan keluar dari zona nyaman.
Memang habis hujan ada pelangi, warna-warni yang indah.
Karena kaulah keindahan itu.
Ah, sudahlah.
Tentang hujan yang selalu jadi kelabu. Karena langit sedang curhat. Beban apa yang ia sembunyikan dalam gumpalan udaranya.
Menjadi dingin dan serba basah.
Daun hijau yang berdebu kembali menemukan hijaunya ketika tersapu air langit. Angin yang lupa cara berjuang kembali melawan rintikan hujan untuk berpindah.
Memang hujan selalu jadi sasaran ketika kita kekanakan, lupa cara hidup yang benar. Tersesat dalam belukar dan kepanasan. Hujan selalu jadi sasaran amarah kita ketika api tak kunjung padam. Semua jadi sejuk. Semua jadi berkilau.
Apalah arti yang sederhana ini. Air yang turun dari langit jadi anugrah untuk lebih bersyukur pada hawa panas yang sedari tadi kita umpat. Padahal ketika kebasahan, siapa lagi yang rindu hujan?
Malah jadi mencemooh.
Hujan yang ku tau adalah album yang selalu ceroboh menyimpan kenangan. Tak tau bagaimana menaruhnya dengan baik. Sehingga ketika turun banyak kejadian yang berserakan. Ingin diambil lagi, namun jaring waktu tak kuat menampung semua itu. Tak bisa diputar lagi. Tak bisa puaskan diri yang memang rindu.
Semua tak lagi sama. Itulah makanya kau masih bernafas.
Karena memang kita dilahirkan untuk melahap perbedaan dan keluar dari zona nyaman.
Memang habis hujan ada pelangi, warna-warni yang indah.
Karena kaulah keindahan itu.
Ah, sudahlah.
![]() |

Komentar
Posting Komentar